Sarongge: Cerita Tentang Hutan, Manusia dan Cintanya

ilustrasi untuk Cover Novel Sarongge

Novel ini karya Tosca Santoso, wartawan dan aktivis yang sekarang sedang getol-getolnya mengurus sebuah kampung di Cianjur, kampung Sarongge. Bersama Green Radio, sejak beberapa tahun lalu Tosca telah aktif membuat program menghutankan kembali kawasan Gunung Gede Pangrango dan membuat program-program untuk meningkatkan taraf hidup para petani di kampung tersebut. Sebuah gerakan penghijauan yang tak lupa melibatkan masyarakat yang hidup disekitarnya. Saya sendiri sempat bergabung di Green Radio dan bersyukur karenanya, saya kini jadi lebih peduli pada alam dan gerakan Go Green.

Karena kecintaannya pada Sarongge pula, Tosca menciptakan novel ini. Novel Sarongge, yang sudah beredar di toko-toko buku Gramedia dan diterbitkan oleh Penerbit Dian Rakyat. Membaca novel ini, kita akan diajak untuk mengenal dua tokoh yaitu Husin dan Karen, dua anak manusia yang saling jatuh cinta dan mengabdikan hidup mereka untuk mencintai alam meskipun dengan cara yang berbeda.

Berikut ini beberapa komentar tentang Novel Sarongge :

* Buku ini mengandung banyak ide dan ideal, mengenai perjuangan dan manusia. Ke-gentle-an Husin, sekalipun dalam kenyataannya sangat sulit ditemukan di kalangan lelaki tradisional-agraris,  toh konsisten dengan posisinya sebagai penjaga dan perawat domestik. Keberanian Karen yang menakjubkan pun harus ditebus dengan keterpisahan, apapun bentuknya. Husin adalah pahlawan keluarga. Karen adalah pahlawan ide-ide besar. Dan keduanya sama penting. Itu barangkali salah satu pesan yang ada dalam buku ini, sekaligus ideal yang dijunjung pengarangnya dalam kehidupannya. Buku ini sangat menyentuh hati saya….. (Ayu Utami, novelis)

* Membaca novel ini,  saya seperti betul-betul berada di antara rasamala , ki hujan dan sejuknya alam Sarongge.  Dengan segala kepedihan dan harapannya.  Kisah cinta yang sangat menyentuh dari dua anak manusia yang  tulus  dan berempati begitu dalam pada sesama dan alam.  Novel ini juga banyak bercerita pengalaman dan pengetahuan : tentang alam dan bahaya yang mengancamnya.  Saya tersadar manusia sejatinya  memang harus mampu berbagi dengan alam yang memiliki kearifannya sendiri. Buku ini sungguh penting untuk dibaca. (Ine Febriyanti, artis)

* Sarongge mempertautkan sejarah perjalanan hidup penulisnya yang telah berulangkali mengalami transformasi.  Dengan membaca novel ini kita bisa paham mengapa sudah lima tahun terakhir sektor pangan mengalami defisit dan mengapa nasib petani tak kunjung menggembirakan. Menyembul pula kemiripan kisah cinta dua anak manusia dengan cinta lingkungan. Ini bukan sekedar novel.”  (Faisal Basri,  dosen UI)

Komentar lain bisa dilihat di situs dian rakyat ini.

Buat saya yang terlibat sebagai ilustrator untuk novel ini, tidak terlalu sulit  menggambarkan apa yang diceritakan mengenai kampung Sarongge dan bagaimana kehidupan di sana. Sebelumnya beberapa kali saya datang ke Sarongge untuk ikut dalam program adopsi pohon dan menginap di camping ground. Sebuah tempat yang memang layak untuk dijaga kelestariannya.

Bukan hanya soal Sarongge, novel ini membawa kita pada pengalaman Karen yang menjelajah Indonesia untuk bergabung dalam sebuah kelompok LSM yang berjuang  menyelamatkan lingkungan. Selain itu, kita juga diajak untuk mengingat kembali beberapa peristiwa nyata yang pernah terjadi di Indonesia terkait dengan kerusakan lingkungan. Campuran fiksi dan fakta inilah yang membuat novel ini makin menarik untuk dibaca.

Satu lagi, biasanya pengantar sebuah buku saya lewatkan begitu saja. Tapi di novel ini, pengantar yang dibuat oleh novelis  Ayu Utami saya baca baik-baik karena tulisannya yang menarik. Buku ini bisa didapatkan di toko-toko buku Gramedia dengan harga 95ribu rupiah. Atau kalau anda tinggal di seputaran Utan Kayu, bisa langsung mampir ke cafe Sarongge dan toko buku Kalam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s